Kesalahan Umum Saat Menggunakan Blush On Wardah

Mempelajari cara mengaplikasikan Blush On Wardah dengan benar lebih sulit daripada yang terlihat. “Tersenyumlah, dan sapukan ke bagian atas pipi Anda,” adalah nasihat umum. Akan tetapi, dengan arahan yang tampaknya sederhana ini, masih saja sebagian orang menggunakan Blush On Wardah secara berlebihan dan mendapati diri Anda terlihat sedikit badut. 

Tapi setidaknya ada satu alasan bagus mengapa Anda harus memakai perona pipi, salah satunya adalah mencerahkan kulit kusam dan memberi Anda kilau instan. Berikut ini ada beberapa kesalahan umum lainnya yang paling sering dilakukan oleh sebagian besar orang saat menggunakan perona pipi.

1. Berpikir blush on hanya untuk pipi

Ketika Anda menghabiskan banyak waktu di industri kecantikan, Anda mengambil tip dari penata rias. Salah satu trik perona pipi terbaik yang dapat Anda pelajari adalah bahwa perona pipi tidak hanya untuk pipi Anda. Selain menerapkan warna secara halus pada bagian pipi. Anda juga harus menambahkan beberapa blush on ke pelipis untuk menciptakan sorotan alami.

Teknik ini tidak hanya akan menyatukan seluruh wajah Anda, tetapi juga akan menciptakan kilau yang menyeluruh. Anda bahkan dapat memberikan sedikit blush on Wardah di batang hidung Anda untuk tampilan merah di area wajah seperti baru saja berjemur.

2. Salah memilih warna yang tidak sesuai dengan warna kulit 

Anda harus menemukan warna perona pipi yang tepat untuk warna kulit. Tujuannya adalah untuk memilih warna yang cocok dengan warna pipi agar terlihat alami. Jadi bagaimana Anda memilih dengan benar? 

Jika Anda memiliki kulit yang benar-benar pucat, Anda membutuhkan blush on Wardah dengan warna pink yang sejuk. Sedangkan kulit cokelat membutuhkan warna apricot; dan untuk kulit yang lebih gelap, perona pipi super-pigmen adalah cara yang tepat. 

3. Menggunakan formula yang salah untuk jenis kulit 

Sama seperti ketika Anda mencoba menentukan formula alas bedak yang tepat, ada banyak jenis perona pipi yang cocok untuk berbagai jenis kulit—mulai dari bedak hingga krim hingga warna tipis.

Jadi, mana yang tepat untuk Anda? Untuk kulit berminyak, penata rias Sonia Kashuk merekomendasikan pertama-tama menggunakan krim perona pipi dan kemudian melanjutkan dengan sedikit bedak perona pipi yang sedikit berwarna yang sesuai kulit. 

Namun, jika Anda memiliki kulit yang lebih kering, gunakan sedikit krim perona pipi. Lapiskan perona pipi di atas alas bedak supaya dapat menyatu dengan mudah; krim dan cairan bekerja paling baik bersama-sama, sedangkan alas bedak dapat dilapisi dengan perona pipi bubuk. Perlu diingat makeup yang berbentuk cream dan gel harus selalu dioleskan pada kulit yang dilembabkan. Pasalnya, keduanya cenderung mengering sangat cepat.

4. Terlalu banyak memakai

Anda harus selalu menggunakan lebih sedikit dari yang dibutuhkan. Jika ragu, ambil setengah dari apa yang ingin Anda terapkan. Jika Anda terlalu banyak menggunakan bedak tabur, sedikit bedak translucent di atasnya akan menenangkannya. Trik lainnya, aplikasikan blush on sebelum foundation untuk tampilan yang lebih natural.

5. Tidak mencampur

Blush dimaksudkan untuk meniru di mana wajah Anda akan memerah secara alami, jadi ketika Anda tidak memadukan dengan makeup lainnya, maka dapat dipastikan akan berakhir dengan wajah yang tampak belang. Jadi, pastikan untuk selalu menggunakan blush on Wardah pada akhir rutinitas makeup.

6. Tidak mempertimbangkan bentuk wajah 

Saat mengaplikasikan perona pipi, bentuk wajah sangat penting. Orang-orang dengan wajah panjang paling diuntungkan dengan mengaplikasikan perona pipi ke bagian atas pipi dan kemudian membaurkannya ke arah garis rambut. Shading bentuk-C adalah rahasia penata rias untuk mengaplikasikan Blush On Wardah pada wajah berbentuk bulat atau persegi. Oleskan perona pipi dalam kurva dari pelipis hingga tulang pipi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *